Tolak Kenaikan BBM Industri, Ribuan Nelayan Pati Demo Minta Harga Rp10.000 per Liter

by -187 Views


Pati – Siberjatengnews//_Sekitar 3.000 orang massa dari Paguyuban Mitra Nelayan Sejahtera (MNS) dan asosiasi lainnya menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun Pati, Senin (4/5/2026). Mereka menolak kenaikan harga BBM industri yang membuat biaya operasional melambung tinggi.

Dalam orasinya, Koordinator Eko Budiyono menegaskan tuntutan mereka agar harga BBM diturunkan maksimal menjadi Rp10.000 per liter atau setara dua kali lipat harga subsidi.

“Laut adalah ladang kami, tapi solar adalah nafas kami. Lebih dari harga itu, sama saja membunuh kami perlahan. Sekitar 80% kapal di Juwana kini terpaksa tidak melaut karena rugi,” ujarnya.

Mereka juga membawa spanduk bertuliskan “Kapal Kami Bukan Tesla, Solar Mahal Nelayan Mati”. Aksi berlangsung tertib dan aman dengan pengamanan dari Polresta Pati, Kodim, Brimob, dan Satpol PP.

Hadir mendengarkan aspirasi tersebut Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Ketua DPRD H. Ali Badrudin, Kapolresta Kombes Pol Jaka Wahyudi, serta Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto.

Merespons hal itu, Plt. Bupati mengakui kondisi ini sangat memberatkan dan mengancam nasib ribuan ABK. Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan KKP, Pertamina, dan Kementerian Keuangan sejak akhir April.

“Ini bukan cuma soal pemilik kapal, tapi penghidupan ABK. Kalau BBM mahal, pendapatan mereka hilang sama sekali,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pati menyatakan siap mengawal aspirasi ini langsung ke Jakarta agar pemerintah pusat segera menetapkan harga keekonomian yang wajar demi ketahanan pangan nasional.

Red………

No More Posts Available.

No more pages to load.