Proyek Pengasalan Baru Seumur Jagung Sudah Rusak Menuai Sorotan Publik 

by -200 Views

Pati_ Siberjatengnewstv//Proyek pengaspalan di Desa Mataraman Kecamatan margorejo kabupatenpati, yang baru saja selesai di akir tahun 2025 lalu kini amburadul dan mengklupas di duga di kerjakan asal asalan kini memicu sorotan warga.

Nampak jelas di lokasi pekerjaan yang baru Selesaai di tumbuhi rumput ,dan rontok bahkan di beberapa bagian, aspal sudah mulai amblas dan bergelombang di depan perumahan warga r t 05 r w 01

Proyek rehabilitasi pengaspalan yang menggunakan anggaran bantuan keuangan Jawa Tengah perubahan anggaran 2025 desa Mataraman Kecamatan margorejo pati. Besar anggaran dua ratus juta kini sudah hancur di beberap titik.

Salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya memberikan informasi atas kekecewanya pasalnya pekerjaan yang baru selesai di akir 2025 kini sudah banyak yang hancur ungkap warga kepada media sabtu (24/1/2026)

Saat tim awak media mendapat informasi dari nara sumber langsung datang ke lokasi guna memastikan kebenarannya informasi tersebut guna tindak lanjut dalam pemberitaan

Setelah gabungan Tim media yang melakukan investigasi di lokasi, menemukan fakta rumput sudah tumbuh di sela-sela aspal dan aspal sudah mulai mengklupas hancur seperti dan bergelombang seperti.

alah satu warga penduduk setempat, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya, “Kami sangat kecewa dengan hasil pengaspalan ini masak baru jadi sudah banyak yang rusak sabtu 24 Januari 2002 6

Kondisi ini semakin memperkuat dugaan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek tersebut. Beberapa pihak menilai, pekerjaan aspal ini dilakukan asal-asalan, tanpa memperhatikan kualitas, demi meraup keuntungan Yang besar saja.

Warga berharap kepada inspektorat Kabupaten pati a p h dan dinas terkait untuk segera melakukan tindakan audit terhadap proyek ini.” Tegas warga.

Supaya tidak ada lagi penyalahgunaan Dana anggaran yang berakibat pada kerugian negara dan merugikan penerima manfaat khususnya masyaraka umum dan kualitas infrastruktur yang buruk.

Jika terbukti ada pelanggaran, warga berharap agar ada tindak lanjuti dari dinas terkait supaya para pengelola dan pengguna anggaran ada efek jera tidak seenaknya saja dan hasil dari pekerjaan bisa di rasakan dengan baik oleh masyarakat.

Pengawasan yang ketat dan tindakan tegas dari pihak berwenang sangat diperlukan agar dana yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak disalahgunakan.”pungkaasnya

Red…….

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.