
Di duga para pengepul pemerasan jual beli jabatan di Kabupaten pati sudah berusaha mengembalikan uang yang sudah di minta dari para calon perangkat desa.
Namun walaupun para pengepul sudah mengembalikan uang pemerasan jual beli jabatan itu, juru bicara k p k menyampaikan silahkan kalau para pengepul mengembalikan uang hasil pemerasan itu.
Namun walaupun mereka sudah mengembalikan uang tersebut hal itu tidak akan menghentikan proses hukum oleh para pelaku
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan adanya lebih dari satu pengepul uang pemerasan di setiap kecamatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dalam kasus Bupati Pati nonaktif s d w yang terjaring o t t
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pola tersebut terungkap dari hasil pengembangan perkara operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Pati. Dalam satu kecamatan, KPK menilai pemungutan uang dari calon perangkat desa tidak dilakukan oleh satu orang saja.
“Dalam satu kecamatan, dimungkinkan lebih dari satu pengepul. Nah ini yang masih terus didalami,” ujar Budi seperti dikutip Antara, Rabu (4/2/2002 6
Menurut dia, dugaan itu menguat setelah KPK menetapkan tiga orang pengepul sebagai tersangka dalam OTT yang terjadi di Kecamatan Jaken. Ketiganya diduga berperan mengumpulkan uang dari calon perangkat desa untuk disetorkan dalam skema pemerasan yang lebih besar.
Sumber kpk
Red……..

















