Di Duga Pemdes Bermain Dengan Pemborong aspal Jalan di RT 03 RW 02 Desa Ngurensiti Tuai Sorotan, Kualitas Dinilai Amburadul, Warga Keluhkan Dugaan Pengurangan Material.

by -278 Views

PATT_Siberjatengnews.con //proyek pengaspalan jalan lingkungan di RT 03 RW 02 Desa Ngurensiti Kecamatan wedarijaksa Kabupaten pati, menuai kritik tajam dari warga sekitar.

Kondisi permukaan jalan yang baru saja dikerjakan terlihat menggumpal, tidak rata, dan terdapat banyak sela pada bagian pinggir, sehingga menimbulkan dugaan kuat adanya pekerjaan yang tidak sesuai standar. Selasa (30/12/2002 5

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa kualitas pengaspalan jauh dari kata layak. Beberapa bagian tampak bergelombang dan terdapat gumpalan aspal yang terkesan dilempar begitu saja tanpa diratakan dengan benar.

Dan aspal banyak yang mblubur seperti bubur. Warga menyebut pekerjaan tersebut sebagai hasil kerja yang “sangat fantastik–super sekali–ambyar”, menggambarkan betapa buruknya hasil pengerjaan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya saat di temui awak media menyampaikan keluhannya:

“Kayaknya ini kualitas sangat fatal, tidak sesuai RAB. Dan proyek ini mengggunakan anggaran yang lumayan besar yaitu duaratus juta dari anggaran apbd perubahan. Kami menduga pihak desa bermain dengan pemborong mengurangi material demi meraup keuntungan yang lebih besar,” katanya.

Warga juga menyesalkan apabila proyek ini benar-benar menggunakan anggaran dari Pemerintah Daerah namun pelaksanaannya jauh dari ekspektasi. Pekerjaan yang semestinya memberi manfaat justru meninggalkan banyak tanda tanya.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan, proyek tersebut disebut-sebut dikerjakan oleh pihak pemborong yang dikaitkan dengan pemerintahan desa ngurensiti, yang menjadi penanggung jawab atas pekerjaan di desa.

Sejumlah warga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pati melalui dinas terkait untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap kualitas pekerjaan, mengecek RAB yang disebut hilang, serta memastikan tidak ada penyimpangan anggaran dalam pelaksanaan proyek ini.

Proyek pengaspalan yang seharusnya meningkatkan kenyamanan warga justru memunculkan kekecewaan dan dugaan praktik tidak profesional. Warga berharap ada tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang

Sampai berita ini di tayangkan tim awak media belum mendapat respon dari pihak desa, saat Kepala desa di klarifikasi melalui via WhatsApp dirinya terkesan acuh dan di abaikan seolah tidak ada masalah.

Red…..(team)

No More Posts Available.

No more pages to load.