Jelang Aksi 4 Mei, Nelayan MNS Pati Tegas Tetap Demo Minta Harga Khusus BBM

by -60 Views


PATI, _SIBERJATENGNEWSTV//_27 April 2026 – Paguyuban Nelayan Mitra Nelayan Sejahtera (MNS) Kecamatan Juwana bersama organisasi nelayan lainnya menggelar rapat koordinasi lanjutan terkait rencana aksi unjuk rasa. Kegiatan berlangsung di Rumah Makan Silir Silir, Pantura Juwana-Rembang, Senin (27/4) pagi.

Rapat dihadiri oleh Kasat Intelkam Polresta Pati Kompol M. Yusuf, SH, MH, Kasat Polairud Kompol Hendrik Irawan, SH, MM, perwakilan Dinas Kelautan, Ketua MNS Bapak Eko Budiyono, SE, Ketua HSNI Bapak Rasmijan, Ketua Mina Santosa Bapak Jasiman, serta ratusan nelayan, pemilik kapal, dan pelaku usaha perikanan lainnya.

Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa aksi unjuk rasa tetap akan dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026. Pihak nelayan menegaskan, aksi ini murni membahas masalah harga BBM dan tidak boleh menyentuh isu personal maupun politik. Bahkan, jika sebelum tanggal tersebut harga BBM turun atau ada keputusan pemerintah, aksi tetap akan digelar sebagai bentuk apresiasi atau silaturahmi.

Tuntutan Utama:
Pihak nelayan meminta adanya kebijakan harga khusus BBM untuk sektor perikanan di kisaran Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per liter. Hal ini menyusul kenaikan harga Dexlite ritel yang sebelumnya Rp 14.000 kini melonjak menjadi Rp 23.000, yang dinilai sangat memberatkan operasional melaut.

Rincian Teknis Aksi:

– Waktu: Titik kumpul di Alun-Alun Juwana pukul 07.00 WIB, berangkat menuju Alun-Alun Pati pukul 08.00 WIB dan selesai pukul 12.00 WIB.
– Peserta: Diperkirakan sekitar 10.000 orang yang terdiri dari nelayan, nahkoda, ABK, pemilik kapal, bakul ikan, karyawan TPI, dan cold storage.
– Atribut & Sarana: Menggunakan kaos seragam, banner, sound system, serta kendaraan berupa truk kontainer, truk sound, dan sepeda motor.
– Pengamanan: Aksi akan didampingi dan diawasi langsung oleh Polresta Pati agar berjalan kondusif, aman, tidak anarkis, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat umum.

Arahan dari APH:
Pihak kepolisian menyambut baik komunikasi yang terbangun dan mengingatkan agar segera mengurus surat pemberitahuan kegiatan (SP) sesuai prosedur. Polisi juga berharap agar sebelum hari H pelaksanaan, sudah ada titik terang dan solusi terbaik dari pemerintah pusat maupun daerah terkait permintaan harga khusus tersebut.

Sebagai tindak lanjut, pada tanggal 29 April 2026 nanti, perwakilan nelayan dijadwalkan akan menghadap Plt. Bupati Pati untuk membahas lebih mendalam permasalahan BBM ini.”pungkaasnya.

Red…….(JJ)

No More Posts Available.

No more pages to load.